Platform data journalism energi

Temukan isu transformasi energi di daerahmu.

WattFact membantu jurnalis membaca pola pemberitaan, data energi terbarukan, dan penyebaran emisi berdasarkan wilayah administrasi Indonesia sampai level kabupaten/kota.

3Konten utama
514Kab/kota target
Map + GrafikUntuk ringkasan daerah

Konten Utama

Tiga pintu masuk untuk membaca isu daerah

Peta wilayah

Peta isu transformasi energi Indonesia

Leaflet map menampilkan wilayah prioritas sebagai sampel awal. Target berikutnya adalah polygon provinsi dan kabupaten/kota yang terhubung dengan scraping media, data energi terbarukan, dan data emisi.

Sering dibahasPLTU, smelter, investasi energi

Isu infrastruktur dan industri masih mendominasi pantauan media.

Jarang dibahasEmisi lokal, transisi pekerja

Beberapa isu berdampak langsung pada warga masih minim sorotan.

DirekomendasikanHubungkan data emisi dengan proyek baru

Angle daerah paling kuat muncul saat data dan liputan dibandingkan.

Grafik ringkas

Sinyal awal dari data wilayah

Isu media terbanyakPLTU & industri
PLTU
Smelter
Migas
Kebijakan
Potensi energi bersihJawa Barat naik
Surya
Air
Panas bumi
Angin
Tekanan emisiSulawesi Tengah
Industri
Listrik
Transport
Lainnya

Insights

Artikel dan temuan terbaru

Lihat semua
Media Scrapping

Daerah industri paling sering muncul dalam pemberitaan energi pekan ini

Pantauan awal menunjukkan isu smelter, listrik captive, dan kualitas udara mendominasi percakapan daerah.

Morowali, Sulawesi Tengah
Energi Terbarukan

Potensi surya daerah belum sebanding dengan volume liputan lokal

Data proyek dan potensi energi bersih membuka angle baru untuk liputan transisi di tingkat kabupaten/kota.

Jawa Barat
Penyebaran Emisi

Peta emisi memperlihatkan gap antara pusat industri dan perhatian media

Beberapa wilayah dengan tekanan emisi tinggi justru masih minim liputan investigatif dan data lokal.

Banten dan Jawa Timur
Media Scrapping

Isu transisi pekerja jarang muncul dalam artikel proyek energi

Rekomendasi awal menandai kebutuhan liputan tentang tenaga kerja, pelatihan ulang, dan ekonomi lokal.